Jangan Takut Gagal, Ini Tips Kembangkan Bisnis Meski Menggunakan Pinjaman Modal Usaha

Sebagian orang kini tengah berusaha membangun usaha sendiri. Banyak bidang yang dicoba para pebisnis pemula, di antaranya usaha di bidang fashion, kuliner, penyedia jasa, dan berbagai kebutuhan harian konsumen lainnya. Setelah berani menjalankan bisnis, anda juga harus menjaga eksistensi bisnis anda. Tidak hanya sekadar dalam kondisi aman dan selalu mendapat untung, kelangsungan bisnis juga perlu ditingkatkan agar berkembang. Kini, pinjaman modal usaha bisa menjadi pilihan untuk pengembangan usaha anda.

Pengembangan bisnis tentu saja perlu dilakukan. Tidak hanya untuk meningkatkan keuntungan, pengembangan bisnis juga akan membantu meningkatkan kemampuan anda sebagai pebisnis lewat berbagai pengalaman yang dialami.

Seringkali pebisnis merasa ragu untuk mengembangkan bisnisnya lantaran tidak adanya dana tambahan. Padahal, pilihan berbagai pinjaman modal usaha saat ini sudah banyak tersedia. Tak perlu takut gagal membayar, dana pinjaman modal usaha dapat dioptimalkan dengan menyimak tips berikut!

1. Perhatikan Tempat Usaha

Melakukan riset lokasi usaha tak hanya dilakukan sebelum menjalankan bisnis, tapi juga setelahnya. Perhatikan, apakah lokasi usaha anda dekat dengan pesaing? Atau bagaimana kenyamanan konsumen terhadap tempat usaha anda? Peremajaan atau bahkan pembaruan tampilan tempat usaha anda juga bisa menjadi indikator agar menarik konsumen. Anda bisa mencari referensi tampilan terkini yang cocok untuk tempat usaha anda, maupun mempelajarinya dengan melihat tampilan tempat usaha dari pesaing anda. Sebab, konsumen juga saat ini memilih desain interior yang menarik sebelum mengunjungi suatu tempat.

2. Lakukan Inovasi Produk di Masa Depan

Jika sebelum memulai bisnis anda mencari ciri khas dan keunikan dari produk yang ditawarkan, di masa mendatang anda perlu melakukan inovasi produk. Mulailah dengan memperbarui informasi anda soal hal yang saat ini tren di masyarakat dan berhubungan dengan produk bisnis anda. Pastikan anda selalu meng-update pengetahuan tentang keinginan pasar. Misalnya, saat ini terdapat komponen makanan (makanan berwarna unicorn, keju mozarela), atau baju bermotif bunga yang hits dan disukai konsumen. Jika hal itu dirasa cocok dan tidak menghilangkan ciri khas produk anda, maka jangan ragu untuk melakukan inovasi.

Baca juga: Butuh Modal Usaha Untuk Bisnis? Ini Caranya!

3. Jangan Abaikan Promosi di Media Sosial

Di era serba digital seperti sekarang ini, banyak konsumen khususnya mereka yang merupakan kaum millenial yang mengetahui produk lewat promosi di media sosial. Maka dari itu, sebagai pebisnis, anda tidak boleh mengabaikan promosi lewat digital platform. Maksimalkan penggunaan media sosial untuk produk bisnis anda. Anda juga bisa memasang iklan di media sosial jika dibutuhkan. Media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram menyediakan layanan pemasangan iklan. Nantinya, iklan ini akan ditujukan langsung ke target audience yang sesuai dengan produk anda. Jadi semakin efektif dan tepat sasaran, bukan?

4. Ajukan Pinjaman Modal Usaha di Tempat Terpercaya

Setelah mempelajari hal-hal yang ingin anda lakukan untuk mengembangkan usaha, anda tentu harus menyiapkan dana untuk pengembangan usaha. Salah satu sumber dana itu bisa anda dapatkan lewat pinjaman modal usaha. Namun, anda harus memastikan kategori usaha anda sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008. Yakni, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dibedakan dengan mengacu besaran kekayaan bersihnya dari mulai paling banyak Rp 50 juta untuk Usaha Mikro, kemudian Rp 50 juta sampai Rp 500 juta untuk Usaha Kecil, dan Rp 500 juta sampai Rp 10 miliar untuk Usaha Menengah.

Selain itu, ajukan pinjaman di tempat yang terpercaya. Untuk mengajukan pinjaman modal usaha terpercaya, anda bisa kunjungi https://www.cekaja.com/small-business-banking/.