Tips Memulai Bisnis Sayur Organik

Makanan organik sangat diminati oleh masyarakat, terutama masyarakat yang sudah peduli terhadap manfaat dari makanan organik. Salah satu produk organik yang diminati adalah sayur organik. Dari besarnya jumlah pembeli, membuat para pembisnis memulai atau beralih dalam produksi atau menjual sayuran organik. Maka bisnis sayur organik bisa menjadi pilihan yang tepat untuk yang ingin memulai bisnis makanan organik.

Banyaknya masyarakat yang sudah memperhatikan pola hidup sehat terutama soal makanan. Sayur menjadi bagian dari 5 sehat sempurna dan menjadi bagian dari makanan yang  penting dari pola hidup sehat. Namun penilitian dari Fakultas Kedokteran Univerisitas Islam Bandung  membuktikan bahwa pestisida dalam sayuran dapat menimbulkan penyakit seperti parkinson bila dikonsumsi dalam jangka panjang. Maka banyak orang beralih dari sayuran biasa ke sayuran organik.

Dalam kata “organik” mengacu pada proses bagaimana makanan tertentu diproduksi. Makanan organik telah ditanam atau diternakan tanpa menggunakan bahan kimia, hormon antibiotik atau organisme hasil rekayasa genetik. Tananaman seperti sayuran secara organik cenderung menggunakan pupuk alami seperti pupuk kandang untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman.

Jadi bagaimana memulai bisnis organik, ini tips memulai bisnis sayur organik:

Temukan Lokasi yang Tepat

Menemukan lokasi yang tepat untuk pertanian organik adalah langkah pertama menuju pertanian organik yang sukses. Menemukan tanah yang subur, drainase yang baik, dan akses ke air yang cukup berkulaitas untuk irigrasi, dan setidaknya tanah harus bebas dari pupuk sintesis dan pestisida selama tiga tahun.

Coba juga untuk memperhatikan kedekatan dengan pembeli, yang seringkali berarti pusat-pusat kota di mana harga tanah bisa lebih mahal. Maka untuk memulai bisnis sayur organik cenderung membutuhkan modal yang lebih besar. Selain itu bisnis sayur organik cenderung dimintai oleh orang yang berpendidikan dan peduli terhadap lingkungan.

Mulai Pemasaran Langsung

Sebagian besar petani organik kecil mengandalkan pemasaran langsung daripada menjual ke pedagang grosir atau pedagang kelontong. Maka coba menjualnya ke pasar atau ke restoran dekat lokasi pertanian sayuran. Coba lah untuk memilih produk musiman dan jangan menanam hanya satu produk, karena tidak semua sayur tumbuh di semua musim. Maka pada tiap tahun modal yang akan dihabiskan adalah untuk benih, persediaan dan bahkan pengeluaran rumah tangga.

Walaupun terdapat banyak tantangan, apa bila bisnis tersebut sudah sukses, coba untuk memulai produksi benih sendiri. Selain itu apa bila terdapat keuntungan lebih coba lah untuk memulai membuka peternakan organik, untuk memulai produksi pupuk sendiri.

Pengendalian Hama Organik

Dalam prosedur ini membutuhkan banyak pekerjaan. Pengendalian hama organik dilakukan dengan menetralkan serangga berbahaya dan melindungi serangga yang membantu.  Banyak insektisda yang bisa dibuat dari rumah dan sangat mudah untuk dilakukan, apa bila waktu yang dimiliki tidak lah cukup terdapat banyak produk insektisda yang di jual diluar sana.

Salah satu bahan insektisda adalah bawang putih, Karena bawang putih terkenal memiliki aroma yang menyengat. Aroma bawang putih yang kuat digunakan sebagai inseksida alami. Selain bawang putih, cabai juga bisa digunakan dalam inseksida alami. Bahan-bahan dapur umum ini dapat digunakan untuk mencegah atau bahkan melumpuhkan serangan serangga. Bahan-bahan dapur tersebut dijadikan semprotan. Untuk membuat semprotan bawang putih atau cabai dengan dihaluskan dengan blender dengan sedikit air. Lalu biarkan campuran tersebut dalam semalam setelah itu tambahkan 1/2 cangkir minyak sayur, 1 sendok teh sabun cair, dan tambahkan air hingga memenuhi toples.

Setelah mengetahui semua tips tersebut, beranikan diri dan coba untuk percaya diri untuk memulai bisnis sayur organik. Coba lihat juga https://www.cekaja.com/info/5-kiat-sukses-bisnis-sayur-organik/ Kiat bisnis sayur organik untuk informasi tambahan untuk membantu meningkatkan bisnis sayur organik yang sedang dijalankan.